Sabtu, 31 Januari 2015

PsychoFren Day Kemarin dan Besok


Yahhh, kurang lebih sebulan lagi kita menuju psychofren day, hari di mana kami dikukuhkan sebagai mahasiswa oleh kakak-kakak BEM. Mari sejenak kita membahas logo dan tema dari PsychoFren Day kali ini mulai dari tahun pertama sampai tahun ini.

1. 2 maret 2013 | 1 Tahun Bersama PsychoFren. Makna dari tema 1 tahun bersama menunjukkan bahwa dalam usia setahun kami masih tetap bersama, masih tetap kompak, dan masih sering kerja tugas dan belajar bersama. Sedangkan logo dari psychofren day diberikan sentuhan emas dan hitam sehingga terkesan elegan. itu ajah heheh



2. 2 Maret 2014 | 2 Tahun Berkarya. Maksud dari dua tahun berkarya bahwa dalam dua tahun kami telah melewati banyak tantangan dan sudah beberapa prestasi yang telah kami peroleh, mulai dari juara umum harla dan beberapa penduduk psychofren banyak yang go nasional dan menorehkan prestasi. Sedangkan logonya dibuat seperti lipatan kertas, jadi lipatan kertas ini diibaratkan sebagai karya kerajinan tangan yang asli buatan sendiri :) haha sotta'nya





3. 2 Maret 2015 | 3 Tahun Berjuang. Nah, setelah banyak bersama dan banyak menciptakan karya, tiba saatnya kita berjuang. TIba saatnya anak-anak 2011 harus berjuang agar bisa menyelesaikan skripsinya. Terutama yang masih berjuang untuk ambil mk skripsi. Logonya diberikan sentuhan warna-warni dengan bentuk menyerupai gadget, warna-warni itu menunjukkan sosial media yang sering kami gunakan ketika ingin berkomunikasi saat ini karena sudah jarang kami bertatap muka, karena masing-masing sudah sibuk dengan dunia nyatanya, jadi hanya gadget lah yang bisa membuat kita masih tetap berkomunikasi. 






















Share:

Selasa, 23 Desember 2014

2015 Kita Mau Ngapain?

Tahun 2015 tahun serba masa... iyah, tahun depan kita mau ngapain bro-bro sister-sister? masih mau main getrich dengan kartu kesempatan dan kartu angel? masih mau main coc dengan aneka upgrade dan war di mana-mana? nampaknya iyah masih :)....

Tapi, akankah kita terus bersama kedua aplikasi itu, dan melupakan masa depan yang menanti. Melupakan sejuta kartu kesempatan yang real dan perang sesungguhnya hehe. Kalau melihat usia kita di kampus sudah hampir 4 tahun, sepatutnya 2015 kita sudah menyandang gelar sarjana psikologi disingkat S.Psi. Meski masih ada waktu 3 tahun untuk menyelsaikannya jadi 7 tahun, setidaknya 3 tahun kita pakai untuk mencari rezeki buat keluarga, bangsa dan agama --".

Intinya, di tahun 2015 psychofren musti banyak-banyak berkarya lah, terutama anak LK yang memang harus kreatif mengembangkan lembaga kemahasiswaan. Juga yang lain di luar lembaga supaya bisa lebih kreatif dan berkarya banyak :) (afi)
Share:

Selasa, 02 Desember 2014

Amir Bukan Manusia Biasa (Part XV)

senja ini milikmu
Cerita sebelumya:
Amir Bukan Manusia Biasa (part XIV)


rekomendasi tuk dengar lagunya ipang "Sahabat Kecil" sambil baca ini :)

Rasanya semua begitu sempurna...... Ku tak menyadari mengapa jemari ini tetap saja mengetik tentang dirimu, sahabat yang begitu hebat dan membuatku tak berdaya tuk menorehkan semuanya di sini. Mereka bilang kau begitu plin plan dan mudah dimanfaatkan, bagiku tidak (tidak salah lagi haha). Serius ini, terkadang kita perlu melewati basahnya titik hujan yang menusuk hati, demi melihat betapa indahnya lengkungan warna penuh harapan yang tiada sanggup untuk melewatkannya. Begitu pun dengan kau si jenius yang hidupnya adalah sebuah misteri, terkadang setiap detiknya dipenuhi dengan teman yang membuatnya tampak nyaman dan begitu sesak di hati. Tapi, yakin sajalah abang kalau itu akan berubah dengan begitu cepat, dan bisa saja kenyataan itu akan berubah menjadi mimpi. 

Banyak yang melihatmu sebelah mata, tapi bagiku tidak. Jika Tuhan memberiku seribu mata maka akan kulihat engkau dengan sebelah mata juga hahah. Serius ini, Jika Tuhan memberiku seribu mata untuk melihat betapa jeniusnya kau, maka akan ku berikan kepada mereka yang melihatmu sebelah mata. Sehingga mereka tak sanggup melihatnya dan memberiku seribu dua mata dan berkata, "aku lebih memilih tak melihat ketika aku terbiasa melihatnya dengan sebelah mata". 


Aku belum pernah menemukan manusia yang sangat peka, saya menyebutnya peka tiada tara. Ketika sepasang kekasih saling mengingat hari tanggal lahir, bagiku klasik dan biasa saja. Aku tak pernah merasakan perhatian yang luar biasa ketika tahu kalau ternyata kau menghafal semua tanggal lahir kami.Rasanya ku ingin meminta izin untuk mengatakan "luar biasa ketika sepasang kekasih itu adalah kamu dan pasangannya itu kita semua yang menyebut dirinya part of psychofren". Lagi-lagi aku belum pernah menemukan manusia yang hafal betul dengan jarak satu daerah ke daerah lain, mungkin saja kau tahu berapa jarak hatiku ke hatinya #apasih.


Ku bercertia demikian hanya mengingatkan kepada diriku betapa sepinya hidup tanpa sahabat dan betapa sepinya psychofren tanpa Amir. Ku mohon siapa saja yang membaca ini agar mengirimkan sebaik-baiknya doa kepada Amir, agar Tuhan memberinya sebaik-baik kehidupan dan sebaik-baik teman serta sebaik-baik judul SKRIPSI.. 


Sayang untuk mengakhirinya



TAMAT

Penulis: Azmul Fuady Idham
Share:

Selasa, 25 November 2014

Libur di Mata Kami

dari google ji
Libur, iyah libur...
Sudah seminggu lebih lamanya mahasiswa UNM diliburkan oleh pihak kampus, kenapa? nda tahu juga. Mungkin pak Rektor takut kalau ada demo besar-besaran dan ada lagi penyerangan kampus. Mungkin juga supaya mahasiswa tidak demo dan kampus diserang atau pak Rektor takut mahasiswa diserang dan kampus tidak demo.

Memang libur bisa jadi solusi terbaik demi menetralkan kampus yang bergejolak dengan isu kenaikan bbm. Tapi, apapun alasannya kampus libur setidaknya ada solusi buat kita yang mau kuliah, mungkin kuliahnya bisa dilakukan di hotel, benteng rotterdam, pantai losari, bira, toraja atau di rumah Amir -_-. O iyah, bahas Amir... 
Di mata Amir libur adalah sebuah karunia yang tak ternilai harganya, libur bisa Amir manfaatkan untuk tenang dari mereka yang sering mengagung-agungkan namanya?. 
Radit melihat libur seminggu kali ini biasa-biasa saja karena libur tidak libur sama saja, Radit tetap setia dengan wajahnya yang berseri-seri tapi datar -_-. 
Azmul mengisi libur dengan menulis ini haha. 
Kalau Dhanu sih libur tidak libur tetap setia dengan mimpinya yang indah (read: tidur terus).
Mungkin anak-anak kontrakan (dimas, victor, ramlan, tenri, iwan, ippang) mengisi libur dengan main ps atau main getrich belajar juga sih bagi victor ji.
Aidil berharap kalau libur kali ini bisa buat liverpoolnya berada di posisi satu.
Uppi paling pulang ke pangkep atau urus skripsinya (cie kandidat kuat selesai duluan)
Minul dan Ai nda tahu bikin apa 
Lulu sama Adi menilai libur adalah berkah bagi mereka yang ke kampus dari Maros.
Awal baginya libur bisa buat lebih istirahat lagi :) #gws
Dado juga bisa lebih banyak istirahat lagi karena sebelum libur dia sakit dan masih di Bulukumba #gws
Hamzah mungkin di kamarnya Ippang main getrich atau sibuk di Pelindo.
Yani pulang kampung mungkin.
Kalau Aan sibuk dengan dunianya sendiri.
Fahrul sibuk dengan ikan lele barunya #SemangatAnakMuda
dan Ketua angkatan kita Acil mungkin sibuk konsolidasi :)
dan para wanitanya sibuk urus proposal skripsi sama sibuk kerja tugas :D (afi)
Share:

Radit Biasa-Biasa Saja (part II)

Radit pemain basket :DCerita 

Seperti cerita sebelumnya, ada teman saya yang tinggi dan berbulu (bukan gorilla ya), namanya adalah radit. Ini saya mau cerita sedikit tentang radit. Kami pun mengikuti perkuliahan psikologi eksperimen di hari rabu siang. Perkuliahan kami pun juga hidup dengan nuansa humor karena dosen kami pun gila humor (upss biasa aja kali). Kami pun tidak terlambat masuk dengan tepat waktu, kecuali radit. Kemudian yang tidak disangka pun radit muncul di depan pintu dengan tanpa hawa kehadiran (kaya hantu saja radit atau lupa beri salam ketika masuk).

Kami pun terdiam kecuali suara dosen kami yang terdengar. Radit membuka pintu dan berdiri sejenak untuk melihat/mencari kursi yang kosong (Tidak ada yg memperhatikannya). Radit pun menemukan kursi besar yang kosong (empuk, beroda, dan enak dipake tidur) di depan. Radit pun berjalan ke depan dengan gagah berani tanpa rasa malu untuk mengambil kursi itu (Tidak ada yg memperhatikannya kita semua sibuk perhatikan dosen). Dengan sekuat tenaga pun radit mengangkat kursi yang dimaksud ke belakang (Santai bos, Cuma ngangkat kursi tapi sperti angkat rumah).


Akhirnya salah satu teman kami pun menyahut (uppi), “beh radit ee” (maksudnya tuh uppi klw radit itu gak punya malu, mungkin urat malunya putus). Dan dosen kami pun bilang “yah sebentar kita urus itu” (sambil tersenyum). Suasana pun kini berubah menjadi tawa membahak terbahak-bahak karena ulah radit yang heroid itu. Harusnya toh “Astaga radit toh na liat mi ada kursi di depan kosong, na angkat lagi ke belakang, na lewati pak lukman dgn tidak permisi dulu, mw nya itu duduk mi sja di depan radit, radit tidak ada toh ekspresi malunya saat itu”.  Betul-betul radit pemirsa tetap saja slow, santai, dan datar-datar saja. Tapi positifnya radit tidak pernah stres loh. Astagfirullahaladzim, Ya Allah maafkan jika ada kenakalan radit maupun dari penulis cerita ini. 

Penulis: Muh. Amirul Haq
Share:

Kamis, 20 November 2014

Amir Bukan Manusia Biasa (part XIV)

Amir naik motor (terus?)
Cerita sebelumnya
Amir Bukan Manusia Biasa (part XII)


Kali ini menceritakan kisah Amir dibalik peristiwa INSTING (read: INSiden TIga belas November). Ketika rekan-rekan mahasiswa meneriakkan retorika perjuangan terhadap isu kenaikan bahan bakar mahal (BBM) itu, mereka menutup jalan dan membuka jalan perjuangan. Teriknya matahari membungkus tekad para mahasiswa itu untuk membakar penindasan para penguasa yang bersembunyi di balik mendungnya awan politik, awan penuh badai dan petir yang kapan saja bisa digunakan untuk membunuh rakyatnya. Namun, semangat dan tekad para pejuang rakyat itu terhenti ketika badai kecil penuh tameng datang menghantam dan melukai jiwa dan raga para pejuang.

Badai berlalu luka pun membekas. Bekasnya tidak akan terhapuskan dengan belaian kasih sayang yang penuh tipuan, bekas ini akan hilang ketika Amir datang traktir kita-kita semua.. wahaha. Oh iya, Amir merupakan saksi kejamnya INSTING, ketika segerombolan tameng datang menyerang kampus. Kala itu Amir hanya bisa diam tanpa kata melihat brutalnya seragam yang bersenjata itu. Memang Amir tidak menjadi sasaran dari kebutaan mereka ketika menangkap mahasiswa, tapi Amir berusaha meneriaki para penegak hukum nan pengayom masyarakat itu dengan sekuat tenaga, agar teman-temannya yang tidak tahu apa-apa tidak diseret begitu saja. Namun, usahanya sia-sia dan membuat Amir tambah geram dan dengan segera dia ingin melempar batu dan mengganti berita di tv yang dari tadi dia tonton.

Jangan salah, memang Amir tidak ada di lokasi saat laskar gas air mata menyerang kampus. Tapi, Amir berusaha membela teman-temannya yang kebetulan ditangkap polisi. Kita tahulah bagaimana cara Amir membela? Bukan dengan traktiran sebotol coca-cola oplosan, tapi Amir membela dengan mulia dan sederhana saja. Mimpi, iyah Amir hanya tidur dan bermimpi, di dalam mimpinya itu ia berusaha agar teman-temannya tetap ditahan dan tak akan keluar. Beberapa diantara kita tahukan ketika seseorang bermimpi sesuatu, maka yang terjadi adalah kebalikan dari apa yang terjadi dalam mimpi itu. Iyah, itulah yang Amir lakukan untuk membantu kawan-kawannya yang menjalani pemeriksaan di balik pagar yang di depannya bertuliskan Polrestabes Makassar.

Intinya toh, Amir tidak adai di kampus pada saat penyerangan terjadi, dan dia tidak datang di polrestabes saat sebagian mahasiswa psikologi dan dosen datang menjenguk mahasiswa yang ditangkap begitu saja. Tetap berpikir positif sajalah :) setidaknya Amir pernah berjuang, meski tak pernah ternilai dai mata kalian #EdisiSemangat

Cerita Selanjutntya
Amir Bukan Manusia Biasa (part XV)
Share:

Minggu, 16 November 2014

Radit Biasa-Biasa Saja

Ini radit ??
Halo selamat datang di portalnya radit, kalau sebelumnya ada cerita Radit Si Manusia Asap (baca dulu). Sekarang ini ada ceritanya si Radit yang hidupnya penuh kesederhanaan karena sering makan mi goreng sejati (mi pabentor katanya danu). Oke, mengapa judulnya radit biasa-biasa saja?? ini berkaitan dengan kisah radit yang selalu biasa-biasa saja dalam menghadapi apapun. Mulai dari bangun pagi sampai tidur lagi, badai tornado datang dan apapun yang terjadi Radit tetap basa-biasa saja #StandingEplos #ProkProk.

Kita mulai dari psychocamp maba angkatan 2013, ketika sebagian peserta dan panitia kesurupan tiada henti dari sore hingga pagi hari, Radit tetap saja dengan sikapnya yang biasa-biasa saja. Nampak tak ada ketakutan dan kecemasan dalam raut wajah Radit. Mungkin hantu yang berkeliaran di lokasi psychocamp justru takut sama Radit yang dari tadi menunjukkan wajah biasa-biasa saja (read: datar).

Dari psychocamp kita flashback ke masa kos Kebo (di sini sebagian anak-anak 2011 ngekos dan juga tempat ngumpulnya kami -_-). Ketika Iwan masuk ke kamar Radit dan mendapati Radit serius dengan televisi di depannya (tak biasanya). Nampaknya Radit menonton debat politik di TVRI, Iwan pun ikut menyaksikan debat yang super rumit itu, dan sesekali ingin bertanya namun wajah Radit penuh dengan keseriusan. "Semakin lama semakin rumit ini debat", bisik Iwan dalam hati. Bertanyalah Iwan kepada Radit.

Iwan: Radit apa na bahas ini ?
Radit: Nda tahu juga.
Iwan: "-_- terus dari tadi apa ko bikin?
Radit; Mmmm.. Ndada ji
Iwan: (melambaikan tangan ke kamera)
Radit: (santai saja)
Iwan: Ganti mi pale di saluran lain
Radit: Iyah, gantimi
(hening)

Mungkin kesederhanaan Radit membawa berkah bagi Radit sendiri, bayangkan kalau geng motor menodong Radit dengan busur, bisa jadi Radit dengan gaya yang biasa-biasa saja dan ketika busur mengenai punggung Radit, malah membuat Radit geli saja (Hanya Tuhan yang tahu). 

Jangan baca dibawah!!

Penulis: Azmul Fuady Idham
Share:

Cara Baru?

Aksi di jalan, menutup jalan dan bentrok dengan polisi merupakan hal yang sudah sering dilakukan, untuk menyuarakan jeritan rakyat yang teredam oleh tebalnya dinding kantor DPR. Perlu kalian ketahui perbuatan ini sangatlah mulia ketimbang anda hanya diam dan diam, dan berbicara ketika menghujat mereka yang turun aksi. Ini bukan paksaan untuk anda turun ke jalan dan bukan cemooh untuk kalian yang tinggal duduk manis. Tapi ini adalah pengantar buat anda untuk peka terhadap keluarga kita yang merasakan penderitaan tiada henti.

Ada banyak cara ketika anda memang benar-benar peka dan peduli. Anda bisa menggunakan apapun yang anda miliki, anda punya media sosial jika memang anda tidak punya kemampuan orasi. Anda bisa menulis dan menggemparkan dunia maya, sebarkan di media biru yang banyak orang lalu lalang tanpa macet, karena hanya quotalah yang memacetkan media sosial. Anda bisa berkicau di media kabar burung, meski anda terbatas meluangkan kalimat anda cukup mengirimlan link-link anti penindasan. Anda juga bisa mengirimkan pesan banyak di media pengirim broadcast termurah dan tercepat. Kemudian si media merah juga bisa anda gunakan untuk menyuarakan aspirasi masyarakat dan bukan media cek in, sleep dan wake up saja. Terakhir ada media yang linknya bisa dikirim ke mana-mana dan anda bebas menyuarakan kalimat-kalimat perjuangan penuh etika. Intinya toh menulis mki' di blog terus kirim linknya ke media semua sosial, itu ji intinya tulisan ini :D .(afi)

Share:

Sabtu, 15 November 2014

Jurus Seribu Bayangan #INSTING_UNM

Karya Yudha Psytredetion :)

Kalau ada kata mengorangekan media sosial, nah itu jurus seribu bayangan yang diajarkan oleh naruto. Jadi, semua bilang kagebunsin no jutsu yah!! sambil upload foto INSTING #haha.

Kenapa? (ala iklan biskuat)

Karena kita tidak boleh terlena dengan serangan Madara, kata LDKM: Menolak lupa melawan diam, diam atau tertindas #ea asal jangan Lupa melawan tiba-tiba tertindas #eh -_-

Intinya gerakan ini adalah gerakan kreatif (bukan creativo :p) yang tentu saja mendukung penuh perlawanan kawan-kawan di sana (di sana mana?) iyah di sana!!
Share:

INSTING dalam Psikologi Massa

Psikologi Massa merupakan salah satu bagian dari Psikologi Sosial. Psikologi sosial membahas tentang fenomena yang terjadi dalam interaksi sosial individu manusia. Nah, dalam psikologi massa fenomena dan perilaku dilakukan yang dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok massa. Fenomena kebersamaan ini diistilahkan pula sebagai perilaku kolektif (collective behavior). 

Massa menurut Gustave Le Bon (yang dapat dipandang sebagai pelopor dari psikologi massa) bahwa massa itu merupakan suatu kumpulan orang banyak, berjumlah ratusan atau ribuan, yang berkumpul dan mengadakan hubungan untuk sementara waktu, karena minat dan kepentingan yang sementara pula. Misal orang yang melihat pertandingan sepak bola, orang melihat bioskop dan lain sebagainya.

Ada enam macam-macam bentuk perilaku kolektif dalam psikologi massa yaitu:

1. CROWD (Kerumunan) menurut Milgram (1977) melihat sebagai sekelompok orang yang membentuk agregasi (kumpulan), jumlahnya semakin lama semakin meningkat. Orang-orang ini mulai membuat suatu bentuk baru (seperti lingkaran), memiliki distribusi diri yang bergabung pada suatu saat dan tempat tertentu dengan lingkaran (boundary) yang semakin jelas dan titik pusatnya permeable dan saling mendekat. 
Hal ini terjadi pada kerumunan demonstran yang seketika semakin meningkat, terkadang massa datang dari kalangan masyarakat sendiri dan siswa sekolah menengah. 

2. MOB merupakan kerumunanan (Crowds) yang emosional yang cenderung melakukan kekerasan/penyimpangan (violence) dan tindakan destruktif. Umumnya mereka melakukan tindakan melawan tatanan sosial yang ada secara langsung. Hal ini muncul karena adanya rasa ketidakpuasan, ketidakadilan, frustrasi, adanya perasaan dicederai oleh institusi yang telah mapan atau lebih tinggi. Bila mob ini dalam skala besar, maka bentuknya menjadi kerusuhan massa. Mereka melakukan pengrusakan fasilitas umum dan apapun yang dipandang menjadi sasaran kemarahanannya.
Situasi ini sudah jelas merupakan tindakan polisi yang menangkap sejumlah mahasiswa dan merusak fasilitas kampus. Hal ini terjadi setelah salah seorang anggota kepolisian terkena panah dari kerumunan demonstran yang ternyata dilakukan oleh siswa sekolah menengah.

3. PANIC merupakan bentuk perilaku kolektif yang tindakannya merupakan reaksi terhadap ancaman yang muncul di dalam kelompok tersebut. Biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian bencana (disaster). Tindakan reaksi massa ini cenderung terjadi pada awal suatu kejadian, dan hal ini tidak terjadi ketika mereka mulai tenang. Bentuk lebih parah dari kejadian panik ini adalah Histeria Massa. Pada histeria massa ini terjadi kecemasan yang berlebihan dalam masyarakat. misalnya munculnya isue tsunami atau banjir.
Panik juga terjadi saat polisi mengepung kampus dan mahasiswa terjebak kemudian beberapa mahasiswa histeris bahkan ada yang asma.

4. RUMORS merupakan suatu informasi yang tidak dapat dibuktikan, dan dikomunikasikan yang muncul dari satu orang kepada orang lain (isu sosial). Umumnya terjadi pada situasi dimana orang seringkali kekurangan informasi untuk membuat interpretasi yang lebih komprehensif. Media yang digunakan umumnya adalah telepon.
Rumors terjadi saat masyarakat minim informasi terkait kejadian penyerangan kampus.

5. OPINI PUBLIC merupakan sekelompok orang yang memiliki pendapat beda mengenai sesuatu hal dalam masyarakat. Dalam opini publik ini antara kelompok masyarakat terjadi perbedaan pandangan. Konflik bisa sangat potensial terjadi pada masyarakat yang kurang memahami akan masalah yang menjadi interes dalam masyarakat tersebut. 
Opini publik terjadi antara masyarakat yang pro dan kontra akan kejadian INSTING sehingga memunculkan banyak opini dan gagasan tentang penyerangan kampus UNM.

6. PROPAGANDA merupakan informasi atau pandangan yang sengaja digunakan untuk menyampaikan atau membentuk opini publik. Biasanya diberikan oleh sekelompok orang, organisasi, atau masyarakat yang ingin tercapai tujuannya. Media komunikasi banyak digunakan untuk melalukan propaganda ini. Kadangkala juga berupa pertemuan kelompok (crowds). Penampilan dari public figure kadang kala menjadi senjata yang ampuh untuk melakukan proraganda ini.
Propaganda tentang penyerangan kampus UNM kita jumpai pada berita-berita yang termuat pada semua media, mulai online, mdia cetak dan media elektronik lainnya. (afi)

Sumber:
Share:

INSTING Recover | INSiden TIgabelas November Gunungsari

brand baru
INSTING (Insiden Tiga Belas November Gunungsari) merupakan hari paling tak terlupakan bagi masyarakat unm pada umumnya dan mahasiswa psikologi pada khususnya..

Istilah ini muncul dari mahasiswa psikologi sendiri, kemudian membuat logo INSTING dan akhirnya diperbaharui kembali dengan desain yang lebih simpel, tajam dan dramatis #sotta -_- (afi)

read more: INSTING_UNM > Insiden Tiga November Gunung Sari UNiversitas Negeri Makassar








brand lama

Share:

psychofren lirik

Teks PsychoFren (lagu angkatan)

Saat mengenalmu kau selalu di hati
memberiku inspirasi menjalani hariku
suasana berbeda selalu ku damba
PsychoFren angkatanku
tiada duanya...

#
Kepakan semangat mu
PsychoFren
Raih semua mimpi
PsychoFren
menyiapkan asamu
satukan hati kita untuk....
PsychoFren

Perjalanan in tak mudah bersama kita bisa
melalui semua berbagai macam masalah
gengamlah tanganku sadarkan ku tak sendiri
PsychFren angkatanku
tiada duanya....
back to #