Ini radit ?? |
Halo selamat datang di portalnya radit, kalau sebelumnya ada cerita Radit Si Manusia Asap (baca dulu). Sekarang ini ada ceritanya si Radit yang hidupnya penuh kesederhanaan karena sering makan mi goreng sejati (mi pabentor katanya danu). Oke, mengapa judulnya radit biasa-biasa saja?? ini berkaitan dengan kisah radit yang selalu biasa-biasa saja dalam menghadapi apapun. Mulai dari bangun pagi sampai tidur lagi, badai tornado datang dan apapun yang terjadi Radit tetap basa-biasa saja #StandingEplos #ProkProk.
Kita mulai dari psychocamp maba angkatan 2013, ketika sebagian peserta dan panitia kesurupan tiada henti dari sore hingga pagi hari, Radit tetap saja dengan sikapnya yang biasa-biasa saja. Nampak tak ada ketakutan dan kecemasan dalam raut wajah Radit. Mungkin hantu yang berkeliaran di lokasi psychocamp justru takut sama Radit yang dari tadi menunjukkan wajah biasa-biasa saja (read: datar).
Dari psychocamp kita flashback ke masa kos Kebo (di sini sebagian anak-anak 2011 ngekos dan juga tempat ngumpulnya kami -_-). Ketika Iwan masuk ke kamar Radit dan mendapati Radit serius dengan televisi di depannya (tak biasanya). Nampaknya Radit menonton debat politik di TVRI, Iwan pun ikut menyaksikan debat yang super rumit itu, dan sesekali ingin bertanya namun wajah Radit penuh dengan keseriusan. "Semakin lama semakin rumit ini debat", bisik Iwan dalam hati. Bertanyalah Iwan kepada Radit.
Iwan: Radit apa na bahas ini ?
Radit: Nda tahu juga.
Iwan: "-_- terus dari tadi apa ko bikin?
Radit; Mmmm.. Ndada ji
Iwan: (melambaikan tangan ke kamera)
Radit: (santai saja)
Iwan: Ganti mi pale di saluran lain
Radit: Iyah, gantimi
(hening)
Mungkin kesederhanaan Radit membawa berkah bagi Radit sendiri, bayangkan kalau geng motor menodong Radit dengan busur, bisa jadi Radit dengan gaya yang biasa-biasa saja dan ketika busur mengenai punggung Radit, malah membuat Radit geli saja (Hanya Tuhan yang tahu).
Jangan baca dibawah!!
Penulis: Azmul Fuady Idham
0 komentar:
Posting Komentar